Bulan puasa datang terlalu cepat di PLN. Mulai 1 Mei ini orang-orang PLN sudah harus puasa: puasa SPPD. Satu bulan penuh tidak akan ada biaya perjalanan dinas. Manajemen PLN ingin membuktikan bahwa SPPD bukanlah sumber mata pencaharian tambahan. SPPD bukanlah perjalanan gratis untuk tujuan yang kurang penting. SPPD bukanlah sumber pemborosan perusahaan.
Tentu banyak juga yang tidak setuju diberlakukannya “puasa SPPD” ini. Ada yang menggunakan alasan ilmiah, ada juga yang sekedar emosional. Bahkan ada yang memperalat senjata anti korupsi yang lagi digalakkan di PLN: puasa SPPD ini akan membuat korupsi berkembang karena pada bulan Mei tidak ada pengawasan. Pokoknya macam-macam alasan yang dikemukakan. Intinya ada yang keberatan bulan Mei ditetapkan sebagai bulan tanpa SPPD. Untunglah mayoritas menyatakan bangga bahwa PLN berani mencoba berbuat radikal dalam memperbaiki dirinya.

