Saya telah membaca CEO Note bapak Dahlan Iskan yang terakhir, dari awal sampai akhir pak .Sebelumnya mungkin ada baiknya saya memperkenalkan diri terlebih dahulu dari pada nanti saya terlalu memuji atau mencaci bapak.Pak, saya Helpius seorang karyawan PLN Cabang Rengat-Ranting Kuala Enok.Jabatan Supervisor Pembangkit di Ranting Kuala Enok.
Dua tahun sudah bapak bersama kami di PLN saya sangat heran dan salut akan terobosan terobosan yang bapak lakukan di PLN ini,terkadang rasional dan terkadang tidak masuk akal,tetapi bukan analisa,bukan exsperimen melainkan kenyataan yang telah terwujud,tanpa ada pemadaman bergilir,menambah pembangkit- pembangkit listrik baru ,menyewa mesin swasta dengan nilai kontrak tidak merugikan orang lain tetapi menguntungkan ke pihak kita ini suatu kajian yang patut diangkat jempol buat bapak,Saya bangga punya DIRUT seperti bapak dan tetapi saya sangat pesimis pak bila bapak tidak mengurus kami lagi,akankah ada DIRUT yang seperti bapak lagi setelah bapak meninggalkan kami?
Dua tahun sudah bapak bersama kami di PLN saya sangat heran dan salut akan terobosan terobosan yang bapak lakukan di PLN ini,terkadang rasional dan terkadang tidak masuk akal,tetapi bukan analisa,bukan exsperimen melainkan kenyataan yang telah terwujud,tanpa ada pemadaman bergilir,menambah pembangkit- pembangkit listrik baru ,menyewa mesin swasta dengan nilai kontrak tidak merugikan orang lain tetapi menguntungkan ke pihak kita ini suatu kajian yang patut diangkat jempol buat bapak,Saya bangga punya DIRUT seperti bapak dan tetapi saya sangat pesimis pak bila bapak tidak mengurus kami lagi,akankah ada DIRUT yang seperti bapak lagi setelah bapak meninggalkan kami?
